...

4 Cara Mencairkan Daging Beku (Thawing/Defrost) dengan Aman

Membekukan daging menjadi solusi untuk menyimpan persediaan bahan makanan di rumah. Daging harus disimpan dengan cara dibekukan untuk menjaga kualitas daging, menghentikan pertumbuhan bakteri, dan mencegah pembusukan. Selain itu, dengan membekukan daging, memperpanjang masa simpan hingga 6 bulan.

Sebelum dimasak, daging yang disimpan di dalam freezer atau lemari pembeku harus dicairkan terlebih dahulu. Mencairkan daging beku akan mempengaruhi rasa, tekstur, dan kualitas daging. Karena itu, penting untuk mengetahui cara mencairkan daging beku dengan aman, agar daging tetap segar dan enak saat dimasak.

Mengenal Istilah Thawing dan Defrost

Thawing dan defrost sering dianggap sama karena keduanya berkaitan dengan mencairkan bahan makanan beku sebelum diolah. Namun, sebenarnya penggunaannya sedikit berbeda.

  1. Thawing adalah proses mencairkan bahan makanan beku secara perlahan dan aman. Istilah thawing sering dipakai dalam dunia kuliner.
  2. Defrost adalah proses menghilangkan bunga es atau mencairkan kondisi beku. Istilah defrost biasa ditemukan pada fitur elektronik, seperti tombol “defrost” pada microwave atau kulkas untuk menaikkan suhu es agar mencair.

Meskipun sedikit berbeda, tetapi untuk penggunaan sehari-hari, keduanya sering dipakai bergantian dan tetap dipahami artinya.

Pentingnya Mengetahui Cara yang Benar untuk Mencairkan Daging Beku

Daging beku memiliki zona bahaya yang dapat menyebabkan bakteri mudah berkembang, yaitu kisaran 5°C – 60°C. Daging mentah misalnya seperti daging ayam mengandung bakteri dan berpotensi membawa penyakit jika terkonsumsi. Oleh karena itu, dalam mencairkannya tidak bisa sembarangan karena berisiko terkontaminasi kuman penyebab penyakit. Beberapa strain bakteri yang mungkin ditemukan pada daging ayam mentah antara lain:

  • Salmonella.
  • Staphylococcus aureus.
  • Campylobacter 
  • E. Coli.
  • Listeria monocytogenes.

Selain itu, memperhatikan cara mencairkan daging beku dengan baik dan benar membantu untuk menjaga rasa, tekstur, dan kualitas daging.

Cara yang Aman untuk Mencairkan Daging Beku

Ada beberapa alternatif cara yang aman untuk mencairkan daging beku, yaitu.

  1. Rendam dalam air dingin

Metode yang cocok untuk mencairkan daging dengan potongan kecil, giling, fillet atau tanpa tulang. Caranya sangat mudah yaitu, dengan membiarkan daging tetap di dalam kemasannya, kemudian direndam dalam baskom berisikan air

Kelebihan:
+ Lebih cepat dibandingkan disimpan di chiller.
+ Cair dengan merata.

Kekurangan:
– Jika kemasan bocor, air bisa masuk dan mengontaminasi daging.
– Perlu mengganti air setiap 30 menit sekali, agar suhu air tetap stabil.

  1. Aliri dengan air dingin

Mencairkan daging dengan cara direndam membutuhkan waktu yang lebih lama, karena suhu pada daging beku menurunkan suhu air, sehingga memperlambat proses pencairan. Oleh karena itu, alternatifnya adalah dengan mengaliri air dingin. Caranya adalah dengan biarkan daging tetap di dalam kemasan, kemudian dialiri dengan air dingin hingga daging mulai melunak.

Kelebihan:
+ Lebih cepat dibandingkan metode direndam air.
+ Cair dengan merata.

Kekurangan:
– Boros penggunaan air.
– Kurang efisien untuk potongan besar.

  1. Masukan dalam lemari es (chiller)

Metode yang paling direkomendasikan. Cocok untuk hampir semua jenis daging. Caranya sangat mudah dengan cara memindahkan ayam dari freezer ke chiller. Karena membutuhkan waktu yang lama, disarankan untuk memindahkan daging beku malam hari sebelum daging diolah.

Kelebihan:
+ Sangat aman, karena ayam beku dicairkan secara perlahan, sehingga suhu stabil dan bakteri tidak berkembang biak.
+ Cair perlahan dan merata sampai ke bagian dalam.

Kekurangan:
– Membutuhkan waktu yang lama.
– Perlu perencanaan, tidak cocok untuk kebutuhan mendadak.

  1. Menggunakan fitur defrost pada microwave

Microwave menjadi solusi tercepat untuk mencairkan daging. Beberapa microwave memiliki mode khusus yaitu “defrost” yang berfungsi untuk mencairkan daging beku dalam waktu yang singkat.

Kelebihan:
+ Paling cepat dibandingkan metode lain.
+ Praktis tanpa perlu persiapan lama.

Kekurangan:
– Cair tidak merata, bagian luar lebih cepat, tetapi bagian tengahnya masih beku.
– Harus diperiksa dan dibalik setiap 1-2 menit, agar tidak panas di satu sisi saja.
– Harus langsung diolah setelah mencair.

Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan Saat Mencairkan Daging Beku

  • Jangan biarkan mencair di suhu ruang, karena dapat membuat bakteri berkembang dengan cepat.
  • Jangan rendam daging dengan air panas, karena membuat bagian luar menjadi matang sedangkan bagian dalamnya beku. Hal tersebut memungkinkan lapisan luar daging dapat terkontaminasi bakteri.
  • Perhatikan suhu dan lama waktu thawing/defrost agar pertumbuhan mikroorganisme terkendali.
  • Daging yang sudah dicairkan harus segera diolah/dimasak.
  • Hindari membekukan kembali daging yang sudah dicairkan, untuk menjaga kualitas daging.

Setelah tahu cara mencairkan daging beku dengan aman, Sobat Picky jadi paham kan bahwa kualitas masakan bukan hanya dari resep, tapi juga dari cara menyimpan bahan masakan. Daging yang diperlakukan dengan benar akan membuat teksturnya terjaga dan hasilnya lebih enak.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top
Seraphinite AcceleratorBannerText_Seraphinite Accelerator
Turns on site high speed to be attractive for people and search engines.