Telur ayam menjadi salah satu bahan makanan yang hampir selalu ada di dapur. Praktis, mudah diolah, harganya relatif terjangkau, dan cocok dijadikan sarapan atau pendamping berbagai masakan. Salah satu cara paling simpel dalam mengolah telur adalah dengan cara direbus.
Telur rebus dikenal sebagai real food praktis yang kandungan nutrisinya cukup lengkap. Dalam satu butir telur, terdapat protein, lemak sehat, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan tubuh sehari-hari. Tapi ternyata, merebus telur tidak sesederhana memasukkan telur ke dalam air panas lalu menunggu hingga dirasa matang.
Mungkin banyak dari Sobat Picky yang pernah merebus telur tapi hasilnya “nanggung”. Ada yang bagian putih sudah keras, tapi kuningnya terlalu cair, ada juga yang overcooked hingga permukaan kuning telur jadi berwarna abu-abu. Jadi mengetahui seberapa lama merebus telur itu penting supaya hasilnya sesuai dengan keinginan dan kebutuhan. Dengan teknik yang tepat, telur rebus juga jadi lebih mudah dikupas.
Kandungan Nutrisi dan Manfaat Telur Rebus
Telur menjadi sumber protein hewani yang paling murah dan mudah didapatkan. Selain sumber protein yang berguna untuk menjaga massa otot dan perbaikan jaringan, telur rebus memiliki banyak manfaat seperti
- Sumber energi yang membantu kenyang lebih lama
- Meningkatkan kesehatan otak dan mata
- Vitamin B kompleks untuk membantu metabolisme tubuh
- Kolin untuk mendukung kesehatan dan fungsi otak
- Selenium dan zinc untuk membantu menjaga daya tahan tubuh
Selain kandungan nutrisinya yang baik bagi tubuh. Telur rebus sering dipilih karena mudah dipadukan dengan berbagai makanan. Rasanya yang gurih alamat membuat telur rebus cocok untuk menjadi makanan pelengkap atau pendamping nasi hangat, mie, salad, roti, bubur, atau hidangan lainnya.
Lama Merebus Telur Berdasarkan Tingkat Kematangan
Untuk mendapatkan hasil telur rebus yang diinginkan, penting untuk mengetahui perhitungan lamanya telur direbus sejak air mulai mendidih. Berikut durasi perebusan yang umum digunakan dalam memasak sehari-hari.
- Onsen Tamago – 4-5 Menit
Telur yang direbus selama 4-5 menit menghasilkan telur yang meleleh ketika dibelah. Putih telur matang namun masih sangat lembut dan sedikit kental, dengan kuning telur masih cair atau encer. Cocok untuk disajikan langsung dengan tambahan lada atau pendamping ramen.
- Soft Boiled – 6-7 Menit
Telur yang direbus selama 6-7 menit menghasilkan telur setengah matang, putih telur sudah set, namun kuning telur masih lembut dan cair di bagian tengah. Teksturnya yang creamy dan “meleleh” saat dipotong, sering digunakan untuk ramen, salad, atau pelengkap roti panggang.
- Medium Boiled – 8-9 Menit
Telur yang direbus selama 8-9 menit menghasilkan putih telur yang matang sempurna, bagian kuning telur mulai padat di bagian luar, tapi bagian tengahnya masih lembut. Medium boiled dianggap durasi paling pas karena tidak terlalu cair atau kering dan masih tetap terasa creamy.
- Hard Boiled – 10-12 Menit
Telur yang direbus selama 10-12 menit menghasilkan putih dan kuning telur yang matang sempurna dan padat. Cocok untuk diolah lagi karena bentuknya tidak mudah hancur saat diolah kembali, misalnya dimasak menjadi telur balado.
Baca Juga: Bedanya Sapi Grass-fed dan Sapi Grain-fed: Kenali Supaya Tidak Salah Pilih

Tips dalam Merebus Telur
Satu hal cukup penting untuk diketahui Sobat Picky, yaitu cara menghentikan proses masak setelah telur direbus.
Saat merebus telur terlalu lama (overcooked), bagian permukaan kuning telur bisa berubah warna menjadi abu-abu kehijauan. Hal ini terjadi karena reaksi kimia antara zat besi di kuning telur dan sulfur di putih telur terkena panas berlebih.
Apakah berbahaya? Jawabannya tidak. Telur masih aman dikonsumsi, tetapi teksturnya lebih kering. Karena itu, untuk mencegah perubahan warna pada kuning telur, hindari merebus telur terlalu lama dan segera rendam telur rebus ke air dingin atau air es setelah matang agar proses memasaknya berhenti.
Ada beberapa hal lain yang harus diperhatikan ketika merebus telur, diantaranya.
- Menggunakan telur suhu ruang, jangan telur yang dingin dari kulkas
- Didihkan air terlebih dahulu, untuk menghindari putih telur melekat kuat pada kulit, yang menyebabkan susah dikupas.
- Masukkan telur perlahan menggunakan saringan atau sendok, agar telur tidak terbentur dan retak.
- Pastikan telur terendam air sepenuhnya
- Gunakan api sedang agar suhu lebih stabil
Merebus telur memang terlihat mudah, tapi sebenarnya “tricky”. Lama waktu merebus sangat memengaruhi hasil akhirnya, semuanya bisa berbeda hanya dengan selisih beberapa menit. Selain memperhatikan tingkat kematangan, kualitas telur yang digunakan juga penting. Telur yang tidak terjaga kebersihan dan kesegarannya berisiko terkontaminasi bakteri seperti salmonella.
Karena itu, dalam membeli telur tidak bisa asal-asalan, perlu dipastikan memilih telur yang bersih, fresh, dan jelas sumbernya agar lebih aman dikonsumsi sehari-hari. Morning Picks menyediakan telur ayam kampung prebiotik yang berasal dari ayam dengan pakan fermentasi alami. Telurnya fresh, bersih, dan cocok untuk tambahan nutrisi harian.



