Pernahkah Sobat Picky merasa salmon yang dimakan di restoran sushi teksturnya lebih lembut dan creamy, sedangkan salmon yang dimasak jadi nasi goreng, rice bowl, atau mentai terasa lebih padat dan “berisi”? Padahal sama-sama salmon.
Ternyata, perbedaan tersebut dipengaruhi oleh jenis salmon yang digunakan. Perbedaan karakter daging salmon dipengaruhi oleh tempat salmon tersebut tumbuh dan dibudidayakan. Mulai dari suhu air, arus, lingkungan perairan, hingga pola pakan dapat memengaruhi tekstur daging, kandungan lemak, warna, sampai rasa salmon.
Meskipun sama-sama salmon Atlantik yang kaya protein dan populer di dunia kuliner, salmon Norway dan salmon Chile memiliki karakter yang berbeda. Nah, supaya tidak salah pilih yuk kenalan dulu sama salmon Norway dan salmon Chile biar ga bingung perbedaan sama keunggulan masing-masing.
Asal Salmon Norway dan Salmon Chile
Sesuai dengan namanya, salmon Norway adalah salmon yang berasal dari perairan dingin Norwegia yang terkenal bersih dan berarus kuat. Norwegia merupakan produsen salmon terbesar di dunia. Ikan salmon di sana umumnya dibesarkan di laut bersuhu rendah dengan arus air yang cukup kuat yang membuat pertumbuhan ikan menjadi lebih lambat dan tekstur dagingnya cenderung memiliki kandungan lemak lebih banyak.
Sementara itu, salmon Chile adalah salmon yang dibudidaya di pesisir selatan Chili, di wilayah Patagonia yang memiliki suhu air dingin mirip habitat alami salmon. Tekstur daging salmon Chile cenderung padat karena memiliki lemak yang lebih sedikit dibandingkan salmon Atlantik lainnya.
Perbedaan Karakteristik Daging Salmon Norway dan Salmon Chile
Karena perbedaan kondisi geografis dan suhu air antara Norwegia dan Chili, menyebabkan adanya perbedaan karakter daging ikan salmon sesuai dengan tempat salmon tumbuh. Berikut beberapa perbedaan karakteristik antara daging salmon Norway dan Salmon Chile.
| Karakteristik | Salmon Norway | Salmon Chile |
| Tekstur daging | Lembut dan buttery | Lean, firm/padat berserat |
| Warna dan Bentuk daging | Oranye terang dengan pola lemak putih yang cukup jelas dan rapi | Oranye sedikit lebih gelap atau kemerahan dengan serat daging lebih terlihat |
| Rasa | Lebih creamy karena lemak tersebar cukup merata | Gurih, tapi tidak se-creamy salmon Norway |
| Kandungan nutrisi | Sumber protein, omega-3, Vit. D, Selenium, dan Vit. B12 | |
| Kandungan lemak | Lebih tinggi dibandingkan Chile | Lebih rendah dibandingkan Norway |
| Harga | Lebih mahal karena grade premium dan permintaannya tinggi | Lebih terjangkau dan ekonomis |
Baca Juga: 4 Cara Mencairkan Daging Beku (Thawing/Defrost) dengan Aman
Metode Masak Terbaik untuk Salmon Norway dan Salmon Chile
Salmon Norway dikenal memiliki tekstur yang lembut dan sedikit berlemak. Karena itu, salmon ini cocok dimasak dengan metode yang tetap mempertahankan kelembapan alami dagingnya. Kebanyakan, restoran menggunakan salmon Norway sebagai bahan utama sushi atau sashimi karena rasanya yang lebih creamy saat dimakan.
Selain sashimi, salmon Norway juga cocok dimasak dengan cara.
- Tumis
- Air fry
- Panggang menggunakan oven
Salmon Norway juga sering menjadi pilihan untuk MPASI karena tekstur dagingnya yang lembut dan mudah dihaluskan. Kandungan lemak alaminya juga membuat tekstur salmon terasa lebih moist, sehingga mudah dikonsumsi anak.
Sementara itu, salmon Chile memiliki tekstur yang lebih padat dan berisi. Saat dimasak, bentuk dagingnya cenderung tetap stabil dan tidak mudah hancur. Karena karakter daging seperti itu, salmon Chile cocok dipadukan dengan bumbu yang kuat dan dimasak menjadi menu sehari-hari, seperti.
- Tumis berbumbu (saus teriyaki, yakiniku, tiram, dll)
- Steak
- Sup (cream soup)
- Panggang dengan bumbu marinasi
Mana yang Lebih Unggul?
Baik salmon Norway maupun salmon Chile keduanya menjadi sumber protein, omega-2, vitamin, dan lemak baik untuk konsumsi sehari-hari. Perbedaannya bukan soal mana yang lebih unggul secara mutlak, tapi lebih ke karakter daging dan kecocokannya untuk jenis masakan tertentu. Kalau Sobat Picky ingin:
- Salmon yang tekstur dagingnya lembut, creamy, dan berlemak, yang cocok untuk sushi, sashimi, atau MPASI, pilih salmon Norway.
- Salmon yang tekstur dagingnya lebih padat, yang cocok untuk masakan matang berbumbu, pilih salmon Chile.
Karena setiap jenis salmon memiliki karakter yang berbeda, penting untuk memilih salmon sesuai dengan selera dan kebutuhan. Dengan begitu, hasil masakan bisa terasa lebih maksimal. Dengan memahami perbedaan salmon Norway dan salmon Chile, Sobat Picky jadi lebih mudah menentukan salmon mana yang paling cocok untuk kebutuhan dapur.
Untuk Sobat Picky yang mencari salmon segar, Morning Picks hadir menyediakan salmon Norway yang bertekstur creamy cocok untuk MPASI dan juga salmon Chile yang cocok untuk dimasak sehari-hari dengan kualitas yang terjamin dan penyimpanan yang diperhatikan dengan baik. Semua produk disimpan dalam kondisi frozen agar kualitas tetap terjaga sampai ke tujuan dan diolah. Selain salmon, Mopi juga menyediakan berbagai pilihan protein fresh dan produk frozen lainnya untuk kebutuhan masak sehari-hari.



