Jamu adalah obat tradisional yang dibuat menggunakan bahan alami seperti akar-akaran, daun-daunan, atau kulit batang tumbuhan yang digunakan dengan cara diminum. Karena dipercaya sebagai ramuan herbal untuk kesehatan secara turun-temurun, jamu dinobatkan sebagai warisan budaya takbenda (WBTb) oleh UNESCO pada Desember 2023.
Setiap daerah memiliki cara meracik jamu yang berbeda, menyesuaikan bahan yang tersedia. Namun, seiring waktu jamu berkembang menjadi skala industri dalam bentuk kapsul, tablet, hingga minuman instan. Karena cenderung pahit, jamu instan biasanya ditambahkan pemanis seperti gula agar lebih enak diminum dan bahan tambahan lainnya. Sehingga sebelum mengonsumsi jamu instan Sobat harus memperhatikan komposisi, kualitas dan keamanannya.
Di tengah perkembangan jamu yang modern, jamu tradisional juga sering dicari. Dibandingkan jamu instan, jamu tradisional dibuat menggunakan bahan segar yang diracik langsung tanpa banyak bahan tambahan yang mungkin bisa berbahaya bagi tubuh. Jamu yang dibuat secara tradisional cenderung mempertahankan rasa aslinya. Jadi bukan hanya tentang manfaatnya, jamu tradisional juga memberikan pengalaman dalam menikmati jamu yang terasa lebih autentik, seperti racikan rumahan yang sudah dikenal sejak dulu.
Mengenal Jamu Kunyit Asam
Jamu kunyit asam adalah minuman tradisional yang bahan utamanya kunyit dan asam jawa. Memiliki rasa asam, manis, dan sedikit pahit yang saling berpadu.
Jamu kunyit asam sendiri sudah lama menjadi bagian dari keseharian banyak perempuan Indonesia, karena kandungannya yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan sistem reproduksi dan keseimbangan hormon, seperti melancarkan haid, meredakan nyeri ketika haid, mengatasi keputihan, mengurangi bau badan dan aroma tidak sedap dari darah haid. Namun, selain menjaga keseimbangan hormon, kunyit asam juga memiliki banyak manfaat lainnya.
Kandungan dan Manfaat Jamu Kunyit Asam
- Membantu meredakan nyeri dan peradangan
Kandungan anti-inflamasi atau anti-radang dalam kunyit dapat membantu mengurangi peradangan, kram, pegal, dan nyeri, seperti nyeri sendi atau nyeri haid.
- Menjaga daya tahan tubuh dan membantu tubuh agar tetap fit
Kandungan asam amino pada asam jawa membantu produksi antibodi dan sel-sel dalam sistem imun, sehingga bisa meningkatkan daya tahan tubuh.
Selain itu, kandungan vitamin C dan antioksidan dalam kunyit mendukung sistem kekebalan tubuh, menjaga agar tubuh tetap bugar dan tidak gampang sakit.
- Membantu memperbaiki suasana hati
Kandungan kurkumin dalam kunyit memiliki sifat anti-inflamasi yang mampu memberikan efek antidepresan dan dapat mempengaruhi hormon dalam otak yang berperan dalam mengatur perasaan, seperti serotonin dan dopamin.
- Menjaga fungsi tubuh
Jamu kunyit asam memiliki sangat banyak kandungan baik yang bermanfaat untuk menjaga fungsi tubuh mulai dari pencernaan, metabolisme, dan keseimbangan, seperti:
- Memperkuat otot-otot rahim
- Melawan infeksi jamur atau bakteri penyebab keputihan
- Menurunkan kadar gula darah.
- Menurunkan kadar kolesterol jahat.
- Menurunkan risiko terjadinya kerusakan sel dalam tubuh.
- Merawat kesehatan kulit, mengatasi jerawat, eksim, dan masalah kulit lainnya.
- Dan masih banyak manfaat lainnya.
Baca Juga: Kunci Utama Kelezatan Minyak Ayam untuk MPASI
Hal yang Harus Diperhatikan Ketika Mengonsumsi Jamu Kunyit Asam
Meskipun banyak manfaat, tetapi jamu kunyit asam tidak boleh dikonsumsi berlebihan. Ada hal yang harus diperhatikan, seperti:
- Boleh diminum setiap hari, dengan batas 1-2 gelas (200-250 ml). Konsumsi berlebihan dapat menyebabkan nyeri lambung, sakit perut atau bahkan diare.
- Sebaiknya diminum saat perut kosong agar penyerapan nutrisi lebih optimal. Namun, bagi penderita gerd/asam lambung tidak disarankan mengonsumsi saat perut kosong.
- Untuk beberapa kondisi medis tertentu misalnya pengguna obat pengencer darah atau sedang dalam masa kehamilan dan menyusui, harus berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu.
Cara Membuat Jamu Kunyit Asam
Setelah mengetahui apa itu jamu kunyit asam, manfaatnya, dan hal-hal yang harus diperhatikan ketika mengonsumsinya, saatnya mengetahui cara membuat jamu kunyit asam.
Bahan
- Kunyit (175 gr)
- Gula aren (250 gr)
- Asam jawa (100 gr)
- Garam (½ sdt)
- Air mineral (1,7 L)
- Bahan tambahan (optional): daun sirih, jahe merah, kencur, jeruk limau
Langkah Membuat
- Cuci bersih dan kupas kunyit
- Bakar sebentar kunyit di atas kompor (agar lebih wangi dan tidak langu)
- Parut kunyit atau blender dengan sedikit air hingga halus
- Rebus air di dalam panci, masukkan semua bahan (kunyit, gula aren, asam jawa, garam)
- Aduk terus hingga bahan larut dan mendidih.
- Matikan api, dinginkan sebentar, lalu tiriskan jamu untuk memisahkan air rebusan dan ampasnya,
- Jamu siap dinikmati hangat atau disimpan di kulkas untuk disajikan dingin.
Penutup
Membuat jamu kunyit asam sendiri memang terasa lebih autentik, tapi prosesnya cukup memakan waktu dan tenaga. Mulai dari beli bahan, menyiapkan bahan, sampai harus meluangkan waktu ekstra untuk mengolahnya. Namun, di tengah aktivitas yang padat, Sobat Picky tetap bisa menikmati jamu kunyit asam tanpa harus repot membuatnya dari nol setiap hari.
Morning Picks hadir menyediakan jamu kunyit asem yang dibuat dari bahan alami, seperti kunyit, daun sirih, jeruk limau, gula aren, jahe merah, dan kencur. Rasanya tetap autentik, dikemas dengan higienis dalam kemasan 250 ml untuk sekali minum dan 1000 ml untuk stok di rumah.
Jamu, termasuk kunyit asam bukan sekedar minuman. Ia menjadi bagian dari tradisi panjang di Indonesia. Dengan rutin mengonsumsi jamu, Sobat Picky menjadi orang yang turut meneruskan tradisi panjang. Langkah kecil berdampak dan bermakna bagi semuanya.



