Morningpicks.id – Ayam Kampung Liar (AKL) sering jadi pilihan karena rasa dagingnya lebih gurih, aromanya khas, dan teksturnya terasa lebih “berisi” dibanding ayam jenis lain. Tidak heran kalau AKL sering dipakai untuk opor, soto, ayam goreng ungkep, sampai kaldu ayam. Tapi, dibalik rasanya yang nikmat, banyak orang juga punya masalah yang sama saat mengolah ayam kampung liar. Dagingnya terasa keras, alot, atau bumbunya hanya menempel di luar.
Ayam kampung liar memang punya karakter yang berbeda. Karena hidupnya lebih aktif dan tumbuh lebih alami, otot dagingnya menjadi lebih padat. Inilah alasan kenapa cara memasak ayam kampung liar tidak bisa disamakan dengan ayam biasa seperti ayam pejantan atau ayam broiler/ayam negeri. Kalau teknik ungkep dan masaknya tepat, hasilnya bisa sangat berbeda, daging ayam kampung liar bisa jadi lebih empuk, lembut, juicy, dan bumbunya meresap sampai ke dalam.
Karakteristik Ayam Kampung Liar
Ayam kampung liar adalah ayam yang hidup bebas tanpa sistem kandang intensif, tumbuh secara alami tidak dipacu menggunakan antibiotik seperti antibiotic growth promoter (AGP).
Karena banyak bergerak dan makanannya lebih alami (seperti serangga, biji-bijian, dan tumbuhan alami), pertumbuhannya jadi lebih lambat. Hal inilah yang membuat tekstur daging AKL lebih padat, kenyal, dan bahkan sering diibaratkan seperti sandal yang alot.
Ayam kampung liar cocok diolah menggunakan metode slow cook seperti membuat opor, soto, kaldu ayam, atau ayam goreng ungkep.
Meskipun proses memasak ayam kampung liar membutuhkan waktu yang lama. Namun tidak menghilangkan kandungan proteinnya. Justru, metode memasak perlahan seperti slow cook atau ungkep membantu serat daging menjadi lebih lunak, sehingga kandungan protein dan nutrisi di dalamnya lebih mudah dicerna dan diserap oleh tubuh.
Baca Juga: Apa itu Ayam Kampung Liar? – Apa Sih Bedanya Sama yang Diternak?
Bahan Alami yang Digunakan untuk Marinasi Ayam Kampung Liar
Alam menyediakan banyak bahan yang bisa dimanfaatkan di dapur, termasuk untuk membuat daging ayam kampung liar menjadi lebih empuk. Berikut beberapa di antaranya.
- Nanas muda
Enzim bromelain (proteolitik) pada nanas muda membantu memecah ikatan protein dan serat otot pada daging sehingga ayam lebih cepat empuk. Caranya dengan menggunakan sedikit parutan nanas muda saat proses marinasi. Jangan terlalu banyak atau terlalu lama didiamkan, supaya tekstur ayam tidak terlalu lembek.
- Pepaya muda
Enzim papain pada pepaya muda membantu memecah ikatan protein pada serat daging sehingga ayam lebih cepat empuk. Selain melunakkan daging, pepaya muda bisa membuat aroma ayam menjadi lebih segar.
- Baking soda
Baking soda atau soda kue bisa digunakan untuk mengempukkan dan menghilangkan bau amis pada daging. Cara kerjanya adalah dengan meningkatkan pH pada daging sehingga seratnya lebih terurai. Namun, penggunaannya harus sesuai dengan takaran agar daging tidak hancur dan terasa pahit.
Bahan Alami yang Membuat Bumbu Lebih Meresap pada Ayam Ungkep
Agar ayam ungkep bisa gurih hingga ke bagian dalam, diperlukan bahan-bahan yang dapat membantu bumbu meresap ke serat daging. Berikut beberapa di antaranya.
- Bawang putih dan bawang merah
Menjadi bumbu dasar yang berfungsi untuk menghilangkan aroma tidak sedap dan rasa gurih yang khas.
- Jahe dan lengkuas
Berfungsi untuk memberikan aroma khas yang segar serta sebagai antibakteri alami. Selain itu keduanya juga bisa digunakan untuk melembutkan serat daging dan memberikan cita rasa hangat dan gurih yang meresap sempurna.
- Kunyit
Berfungsi untuk menambah kedalaman aroma, rasa, dan sebagai pewarna alami yang menggugah selera.
- Serai
Berfungsi untuk menetralkan aroma amis khas daging ayam dan memberikan aroma yang segar. Selain itu serai juga bisa digunakan sebagai penguat rasa rempah-rempah lain seperti bawang, lengkuas, dan kunyit.
- Rempah-rempah
Rempah seperti ketumbar, jintan, dan merica bisa digunakan untuk memberikan aroma harum, mengurangi bau amis, dan menambah kedalaman rasa (hangat, gurih, dan sedikit pedas).
Baca juga: Manfaat Jamu Kunyit Asam si Warisan Budaya Takbenda
Tips Agar Daging Ayam Kampung Liar Empuk dan Bumbunya Meresap
Setelah mengetahui bumbu aromatik yang bisa digunakan untuk marinasi dan mengungkep ayam kampung liar, perlu diketahui juga perlu diketahui juga tips agar daging ayam empuk dan bumbunya meresap.
- Menggunakan banyak bumbu aromatik
Jangan terlalu pelit dalam membumbui ayam ungkep, agar rasanya bisa meresap hingga daging terdalam. Bumbu aromatik (bumtik) yang bisa digunakan itu seperti serai, daun jeruk, lengkuas, jahe, bawang merah, bawang putih, kunyit, kemiri, garam, dan merica.
- Perhatikan takaran air
Untuk mengungkep ayam, takaran air sangat penting untuk diperhatikan. Umumnya takaran yang digunakan adalah 1:1, misalnya dibutuhkan 500 ml air untuk 500 gram bumbu ungkep. Pastikan ayam terendam agar bumbu bisa meresap dengan maksimal.
- Ungkep dengan api kecil
Ayam kampung liar tidak bisa dimasak terburu-buru. Gunakan api kecil supaya ayam matang merata dan bumbu meresap lebih maksimal. Hindari menggunakan api besar karena berisiko membuat bumbu cepat gosong dan rasa ayam ungkep menjadi kurang optimal.
Biasanya proses ungkep ayam memakan waktu sekitar 30-45 menit. Selama proses ungkep, ungkepan bisa ditutup sambil diaduk sesekali agar seluruh bagian terkena bumbu dan matang dengan sempurna. Jangan terlalu sering diaduk, karena dapat menyebabkan daging ayam hancur.
- Diamkan ayam setelah diungkep
Setelah diungkep, sebaiknya ayam tidak langsung digoreng saat masih panas. Tiriskan dan biarkan dingin terlebih dahulu agar tekstur daging lebih padat dan tidak mudah hancur saat digoreng.
Saat menggoreng, gunakan minyak yang sudah benar-benar panas dan goreng sebentar saja supaya bagian luar renyah, tetapi bagian dalamnya tetap empuk dan juicy.
Memasak ayam kampung liar agar tidak alot dan bumbunya terasa memang membutuhkan sedikit kesabaran. Namun, dengan pemilihan bumbu yang sesuai untuk marinasi dan teknik ungkep yang tepat, Sobat Picky bisa menghasilkan ayam ungkep yang empuk, lembut, gurih, dan bumbunya meresap hingga ke dalam.
Kualitas daging ayam yang digunakan juga mempengaruhi proses memasak. Karena itu, penting memilih ayam kampung liar yang fresh dan jelas kualitasnya. Morning Picks hadir menyediakan ayam kampung liar yang dipilih secara selektif dan dijaga kualitas serta kehigienisannya. Dengan berbagai jenis (mulai dari Ayam kampung liar biasa, AKL biang, dan AKL jago) dan pilihan potongan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan masak.

